Warmer Warmer Warmer Warmer ← Kembali ke permainan
Permainan untuk lansia: 8 ide yang mudah dan hampir tanpa biaya

Ide kegiatan

Permainan untuk lansia: 8 ide yang mudah dan hampir tanpa biaya

Mencari permainan untuk lansia di rumah, di posyandu, atau di kelompok pengajian dan persekutuan? Ini delapan ide yang tidak butuh alat mahal. Sebagian besar bisa dimainkan sambil duduk, dan satu di antaranya bisa dimainkan sendiri di HP setiap hari.

4 menit baca

Main kata hari ini

Sebelum memilih permainan

Permainan yang paling cocok untuk lansia biasanya bukan yang paling ramai, tapi yang membuat semua orang merasa bisa. Tiga hal ini membantu, entah kamu anggota keluarga, kader posyandu, pengurus kelompok, atau pendamping di panti jompo:

  • Bisa dimainkan sambil duduk. Tidak semua orang nyaman berdiri lama atau bergerak cepat.
  • Aturannya cukup satu kalimat. Kalau penjelasannya butuh lima menit, separuh peserta sudah kehilangan minat.
  • Tidak ada yang dipermalukan. Salah tebak itu bagian dari permainan, dan tawa lebih penting daripada skor.

8 ide permainan untuk lansia

1. Tebak peribahasa

Satu orang membacakan separuh peribahasa, yang lain melengkapinya. “Air beriak…” “…tanda tak dalam!” “Bagai pinang…” “…dibelah dua!” Peribahasa yang dihafal di bangku sekolah puluhan tahun lalu sering muncul lagi dengan cepat, dan satu peribahasa biasanya memancing satu cerita.

2. Sambung kata

Permainan kata klasik: kata berikutnya harus dimulai dengan suku kata terakhir dari kata sebelumnya. Bola, lada, dasi, siku… Kalau terasa terlalu sulit, pakai huruf terakhir saja, bukan suku kata. Tidak perlu alat apa pun.

3. Panas dingin dengan kata

Ini permainan masa kecil dalam versi kata. Satu orang memikirkan sebuah kata, yang lain bergantian menebak, dan ia hanya menjawab: dingin, hangat, atau panas. Tidak ada yang ditunjuk dan tidak ada yang dikejar waktu. Aturan lengkapnya, baik versi anak-anak maupun versi kata, ada di artikel permainan panas dingin.

Versi ini juga ada di HP, untuk dimainkan sendiri. Setiap hari ada satu kata rahasia, sama untuk semua orang. Kamu mengetik kata apa saja, dan setiap tebakan mendapat suhu menurut maknanya, dari beku sampai membara. Misalnya kata rahasianya kebaya:

  1. komputer3 °Cbeku: jauh sekali
  2. lemari27 °Csejuk: tempat menyimpannya, tapi masih jauh
  3. baju53 °Changat: sudah masuk wilayah pakaian
  4. selendang72 °Cpanas: sering dipakai bersamaan
  5. sanggul80 °Cpanas: pasangan setianya di hari pernikahan
  6. kebayaKetemu!

Di permainan ini, pengalaman dan perbendaharaan kata jauh lebih berguna daripada kecepatan jari. Tidak ada jam yang berdetak, dan untuk satu kata ada waktu seharian.

Coba sekarang: apa tebakan pertamamu?

Katamu langsung masuk ke permainan hari ini.

4. Tebak judul lagu lawas

Pemandu menyenandungkan atau memutar beberapa detik awal sebuah lagu lama, dan peserta menebak judulnya. Bisa lagu keroncong, lagu daerah, atau lagu wajib dari masa sekolah. Biasanya tidak lama kemudian semua ikut bernyanyi, dan justru itulah bagian terbaiknya.

5. Tebak benda zaman dulu

Bawa beberapa benda lama: setrika arang, uang koin lama, kaleng kerupuk, atau foto hitam putih. Peserta menebak nama dan kegunaannya. Permainan ini jarang berhenti di jawaban, karena hampir setiap benda memancing cerita yang dimulai dengan “Dulu waktu saya kecil…”.

6. Teka-teki silang

TTS sudah lama jadi teman bersantai. Untuk kelompok, cetak TTS dengan huruf besar, atau gambar kotaknya di papan tulis dan isi bersama-sama. Di rumah, buku TTS atau TTS di koran tetap jadi pilihan yang menyenangkan.

7. Congklak

Papan congklak murah dan mudah didapat. Permainan ini dimainkan berdua sambil duduk, dan banyak yang masih ingat aturannya dari masa kecil. Cocok untuk mengisi sore, entah dengan sesama peserta atau dengan cucu yang datang berkunjung.

8. Tebak kata dengan gerakan, versi duduk

Satu orang memeragakan sebuah kata tanpa bicara, yang lain menebak. Untuk lansia, cukup gerakan tangan dan ekspresi wajah sambil duduk: menjahit, menyapu halaman, memeras santan, memancing. Sering kali permainan inilah yang paling banyak mengundang tawa.

Untuk anak dan cucu: memasang permainan kata di HP orang tua

Kalau kamu tinggal jauh dari orang tua atau kakek nenek, permainan kata di HP bisa jadi bahan obrolan setiap hari. Caranya mudah:

  1. Buka permainannya di HP mereka, di browser yang biasa dipakai: ini tautannya. Tidak perlu aplikasi, tidak perlu daftar, dan gratis.
  2. Kirim juga tautannya lewat WhatsApp, supaya besok mereka bisa membukanya lagi sendiri.
  3. Coba satu tebakan bersama. Ketik satu kata, lihat suhunya, lalu jelaskan: makin panas, makin dekat.
  4. Ceritakan bahwa tidak ada batas waktu. Untuk satu kata ada waktu seharian, dan kata baru datang setiap tengah malam.
  5. Tunjukkan tombol bantuan. Tombol “Aku butuh bantuan” muncul setelah tebakan pertama. Tombol itu tidak membocorkan kata, tapi menunjukkan grup Facebook Warmer Warmer Indonesia, tempat para pemain saling bantu, dan cara mengirim permainan ke keluarga atau teman.

Karena kata rahasianya sama untuk semua orang, setiap anggota keluarga bisa menebak sendiri di HP masing-masing, lalu malamnya membandingkan di grup WhatsApp keluarga siapa yang butuh tebakan paling sedikit. Asal tidak ada yang membocorkan katanya.

Kalau keluarga ingin memilih kata sendiri, ada fitur Grup. Pendiri grup memilih kata rahasianya, anggota lain menebak, dan papan peringkat grup menunjukkan siapa yang butuh tebakan paling sedikit. Bergabung ke grup itu gratis, membuat grup termasuk dalam Premium.

Yang jujur soal asah otak

Banyak orang mencari permainan asah otak untuk lansia dengan harapan besar. Jujur saja: permainan kata bukan obat. Yang bisa ia berikan sudah cukup berharga. Pikiran tetap sibuk, ada bahan obrolan dengan anak dan cucu, dan ada kebiasaan kecil yang menyenangkan setiap hari.

Untuk lansia dengan demensia, mintalah saran dari tenaga kesehatan atau pendamping yang mengenal kondisinya, dan pilih permainan yang sangat sederhana dan menenangkan.

Ingin tahu aturan lengkap panas dingin, termasuk versi dengan suara untuk kumpul keluarga? Bacalah artikel tentang permainan panas dingin. Yang sudah terbiasa main Katla bisa membaca perbandingannya dengan menebak dari makna.

Bacaan lain